JAKARTA, beritarepublik.id – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup bersama Kecamatan Penjaringan dan Kelurahan Pejagalan menggelar apel bersama sekaligus aksi penanganan sampah basah di Jalan Kepanduan 2, RT 006/RW 016, Kelurahan Pejagalan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat, mulai dari jajaran Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, aparatur Kecamatan Penjaringan, Kelurahan Pejagalan, Satpol PP, FKDM, Dewan Kota, hingga petugas PPSU. Proses pembersihan lokasi turut didukung armada dump truk dan alat berat eskavator untuk mempercepat pengangkutan sampah.
Anggota Dewan Kota Penjaringan, Radian Azhar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.
“Saya berharap kegiatan ini terus berjalan secara rutin agar kebersihan lingkungan tetap terjaga,” ujar Radian.
Menurutnya, setelah dilakukan pembersihan, masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan secara mandiri dan tidak lagi membuang sampah sembarangan di area tersebut.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penanganan sampah di wilayah Kecamatan Penjaringan.
Ia menuturkan, sistem pemilahan sampah yang diterapkan di lokasi tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah residu yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat mengurangi beban pembuangan akhir di Bantar Gebang,” kata Wawan.
Di sisi lain, Lurah Pejagalan, Tomi, menegaskan komitmen pihak kelurahan untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat pemilahan sampah bersama berbagai stakeholder terkait.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan di wilayah Pejagalan.
Selain fokus pada penanganan sampah, kegiatan itu juga menjadi momentum penyampaian rencana pembangunan fasilitas publik di kawasan Pejagalan dan Penjaringan, di antaranya pembangunan RSUD Pejagalan/Penjaringan, gedung Koperasi Merah Putih, serta sarana olahraga publik untuk masyarakat.
FKDM Kelurahan Pejagalan menilai keberhasilan program pengelolaan lingkungan dan pembangunan fasilitas umum membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. (ddy)
No Comments