PONTIANAK, – BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat menyatakan masih menunggu informasi resmi terkait DN, auditor yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polda Kalbar bersama seorang pihak Perumdam Tirta Bengkayang.
DN bersama HR diamankan Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Dr. Wahidin, Pontianak. Polisi mengamankan uang tunai Rp400 juta dan sejumlah barang lainnya.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono membenarkan adanya penindakan tersebut. OTT dilakukan setelah penyelidikan tertutup terkait dugaan tindak pidana korupsi yang diduga berkaitan dengan proses audit Semester I Tahun Anggaran 2026. Penyidik masih mendalami hubungan para pihak dan konstruksi perkara.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Perwakilan BPK RI Kalbar Fahrizal Noor saat ditemui di Kantor BPK Kalbar, Jumat (2/10/2026), mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan posisi DN.
“Kami menghormati kewenangan dari masing-masing pihak. Jadi kita tetap akan mendukung segala hal yang menjadi kewenangan masing-masing pihak,” kata Fahrizal.
Ia mengaku belum mendapat detail soal tugas DN saat OTT terjadi, termasuk objek dan lingkup audit yang sedang dikerjakan, serta apakah pertemuan dengan pihak Perumdam merupakan bagian dari tugas kedinasan atau kepentingan pribadi.
“Belum ada keterangan. Kami masih menunggu detailnya,” ujarnya.
Terkait langkah internal dan kemungkinan sanksi, Fahrizal menyebut ada mekanisme internal kepegawaian dan ASN yang harus dilalui.
“Yang jelas semuanya kan ada mekanismenya. Kita ada mekanisme internal. Sebagai pegawai ASN juga ada mekanismenya. Kita lihat prosesnya,” katanya.
Fahrizal juga menyatakan belum mengetahui adanya pemanggilan pegawai BPK lainnya oleh penyidik.
“Saya dari kemarin belum ada tamu atau belum ada sama sekali,” ujarnya.
Hingga Jumat (2/10/2026), penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman sebelum menentukan status hukum HR dan DN. Kemungkinan adanya pihak lain masih terbuka.
“Sikap kami posisinya adalah menunggu,” tutup Fahrizal. (adm)
No Comments